Selasa, 13 September 2016

Bolehkah aku resah

Panji hijau hitam yang menempel di kamar kontrakan berdebu..
Seolah memandangiku dalam sunyi Menangis dalam diam sepi..
Meratapi insan cita yang kini tak lagi mampu untuk bercita-cita..
Ingin aku bertanya..
Pada sampul binder berpotret tan malaka Yang hobi berdialektika Sunyikah hidupku kini ?
Siapakah aku ini .?
Dimanakah kini jati diri..?
Ku coba bertanya kepada secangkir kopi Yang tak lagi menawarkan mimpi-mimpi lewat diskusi.
Perlukah semua ini.?
Untuk apa semua ini.?
Ataukah ini semua hanya halusinasi ?
Atau aku yang terlalu sibuk bermimpi dan berimajinasi.?
Tanggung katanya..
Jangan berhenti..
Ucap tumpukan buku di sudut sana.. Percuma..
Jangan lari..
Ujarnya..
Bacotnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar